Info
|
Profil G+ Profil Facebook Profil twitter profil Youtube rss feed
Berita Unik

News

Pro Kontra

Bagaimana tampilan situs ini menurut anda?

Terimakasih atas kunjungannya, Kami minta waktu shobat sebentar untuk kasih penilaian, Apa shobat Suka Desain dan Warna situs ini?

Pro!
Kontra!

Muat Foto Adegan Mesum Berseragam PNS, Blogger Asal Jawa Tengah Ditangkap Polisi

Bandung - Foto adegan mesum perempuan cantik berseragam dinas PNS Kota Bandung dengan seorang pria membuat heboh jagad dunia maya. Pemuda inisial S (24) mengunggah belasan foto syur itu via blog konten dewasa yang dikelolanya. Apa motif blogger ini menyebarluaskan gambar vulgar tersebut?

"Hasil pemeriksaan sementara, motif tersangka S ini diduga ingin mencari keuntungan ekonomi," ucap Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP Nugroho Arianto.

Dia mengungkapkannya kepada wartawan di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Jumat (29/8/2014). Nugroho menjelaskan, S sengaja memamerkan foto porno berupa sejumlah perempuan di laman blognya guna menggaet pemasang iklan ragam produk vitalitas pria dewasa.

"Jadi dia (S) dapat keuntungan dari orang yang memasang iklan di blognya. Agar calon pemasang iklan tertarik, dia menampilkan foto-foto mesum," kata Nugroho.

Foto syur perempuan berambut panjang terbalut seragam PNS Kota Bandung dengan seorang pria, diunggah S di blog miliknya pada 13 Agustus 2014. Beredarnya foto ini marak diberitakan media massa di Bandung pada Rabu (27/8) dan Kamis (28/8).

"Tersangka S bisa meraup uang satu Rp 1 juta perhari dari pemasang iklan," ujarnya.

S jebolan salah satu perguruan tinggi negeri di Jawa Tengah. Dia lulusan sarjana hukum pada 2012. "Sejak lulus hingga kini dirinya (S) belum bekerja. Jadi ada dugaan blog itu dikelola tersangka sejak kuliah," tutur Nugroho.
Tim khusus Polrestabes Bandung menangkap S di kediamannya, Desa Tursino, Kecamatan Kutoarjo, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, Kamis (28/8). Pemuda tersebut mengakui perbuatannya.

Polisi menyita barang bukti antara lain satu laptop, sejumlah modem dan telepon genggam. Kini tersangka S menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik Satreskrim Polrestabes Bandung.

"Keterangan yang disampaikan tersangka itu masih terus kami dalami lagi," ucap Nugroho singkat.

Sumber : news.detik.com
Description: Muat Foto Adegan Mesum Berseragam PNS, Blogger Asal Jawa Tengah Ditangkap Polisi Rating: 4.5 Reviewer: indodetik onees - ItemReviewed: Muat Foto Adegan Mesum Berseragam PNS, Blogger Asal Jawa Tengah Ditangkap Polisi

Sekolah Dasar di Banda Aceh Dibobol Maling, 3 Unit CPU Hilang

Fasilitas Pendidikan berupa CPU di curi oleh orang tak dikenal, hal tersebut menimpa sebuah Sekolah Dasar di Banda Aceh.
Maling memang tidak mengenal harta siapapun maupun Fasilitas Negara.

Menurut pantauan Tim Liputan Berita Megah FM pada hari Rabu (27/8/14) sekira Pukul 06.00 wib bertempat di Jl.Tgk Sakban SD No.52 Gampong Peunyerat Kec. Banda Raya Kota Banda Aceh, terjadi pembongkaran serta pencurian di SD No.52 Gampong Peunyerat Kec. Banda Raya Kota Banda Aceh

Menurut Saksi pertama sekali bernama Khairul (Security) , ia hendak membersihkan di salah satu ruangan, namun dengan tersentak, tiba- tiba ia melihat pintu ruangan guru telah di rusak.

Namun Khairul belum mengetahui siapa pelaku pengrusakan tersebut. Setelah itu, Khairul masuk kedalam ruangan guru dan melihat barang-barang yang di curi oleh sang maling berupa 3 unit CPU beserta LCD merk Hp.

Selanjutnya Pihak Sekolah melaporkan ke Kepolisian guna membuat Laporan Kejadian guna mempertanggung jawabkan kepada Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Banda Aceh terkait kejadian tersebut.

Kerugian material diperkirakan senilai Rp. 15.000.000 ,
Selanjutnya Pihak Kepolisian mengambil tindakandengan mendatangi TKP serta mengamankan TKP dan mengambil sidik jari guna pengusutan lebih lanjut. Saat ini pelaku belum diketahui dan masih dalam penyelidikan Pihak Keamanan. AQ

Sumber : Radio Megah FM Banda Aceh
Description: Sekolah Dasar di Banda Aceh Dibobol Maling, 3 Unit CPU Hilang Rating: 4.5 Reviewer: indodetik onees - ItemReviewed: Sekolah Dasar di Banda Aceh Dibobol Maling, 3 Unit CPU Hilang

M Taufik, Ketua Gerindra Pasang Foto Prabowo Sebagai Presidennya

JAKARTA - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta sementara, M Taufik, memasang foto Prabowo Subianto sebagai 'Presiden' di kantornya. Taufik merupakan wakil rakyat DKI dari Fraksi Gerindra.

"Yang penting Presiden saya tetap Prabowo," kata Taufik sambil menunjukkan foto Prabowo di kantor barunya itu.

Taufik memasang foto Prabowo di ruang kantornya di Gedung DPRD DKI di Jl Kebon Sirih, Jakpus, Kamis (28/8/2014). Foto besar Prabowo dipasang di bawah lambang Garuda Indonesia. Garuda dan foto Prabowo berada di tembok belakang meja dan kursi kerja Taufik.

Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta ini mengaku akan tetap memasang foto Prabowo sebagai Presidennya. Tak perduli meski nanti Presiden Terpilih Jokowi telah dilantik.

"Saya konsisten pasang Pak Prabowo karena calon Presiden saya Prabowo. Saya akan tetap pasang Pak Prabowo (jika Jokowi sudah dilantik)," tegas Taufik.

Sumber : news.detik.com
Description: M Taufik, Ketua Gerindra Pasang Foto Prabowo Sebagai Presidennya Rating: 4.5 Reviewer: indodetik onees - ItemReviewed: M Taufik, Ketua Gerindra Pasang Foto Prabowo Sebagai Presidennya

Kisah Hidup Ketua MK, Hamdan Zoelva "Anak Petani yang Cerdas"

Nama dari ketua Mahkamah Konstitusi, Hamdan Zoelva mungkin awalnya tak begitu dikenal. Namun seiring seringnya ia muncul di layar kaca ketika menjalankan sidang gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU)
Inilah beberapa kisah hidup Hamdan Zoelva Si Ketua MK sosok pria yang sekarang jadi tenar dan banyak dicari orang, terutama kaum hawa, karena ia dianggap tegas dan punya paras tampan.

Sewaktu Kecil Sering Cari Kayu Bakar dan Kemiri di Hutan

Dari penuturan saudara-saudaranya, Hamdan sejak kecil sudah dididik untuk sederhana dan bekerja. Anisa, adik perempuan ayah Hamdan, mengisahkan bahwa sejak di Bima Hamdan sudah biasa mencari kayu bakar di hutan untuk membantu ibunya memasak. Hal ini pun dibenarkan oleh ayahanda, KH. Muhammad Hasan dan kakak Hamdan, Prof. Thib Raya. Hamdan pun tersenyum ketika ditanya mengenai masa kecilnya itu.

“Sewaktu di Bima saya dan saudara-saudara sudah biasa mencari kayu bakar di hutan. Di Doro Rite. Kalau di sini, di Parado, kayu bakar tak usah dicari ke hutan karena tak jauh dari rumah. Di sini saya biasa ke hutan atau gunung mencari kemiri”, tutur Hamdan.

Hamdan Biasa Menanam Padi dan Membajak Sawah dengan Kerbau

“Menanam padi itu saya sudah biasa diajak. Bukan hanya itu, membajak sawah dengan kerbau pun sering. Di sini membajak sawah dengan kerbaunya beda, bukan dengan satu kerbau dan ada alat bajaknya, tapi hanya dengan kerbau saja. Jadi 15 sampai 20 ekor kerbau disuruh injak-injak tanah sawah. Hanya diinjak-injak saja oleh kerbau. Saya di belakang kerbau-kerbau itu sambil lari-lari”, Hamdan Zoelfa mengisahkan.

“Setelah padi menguning saya juga sering menjaga padi agar tidak dimakan oleh burung”, tambahnya.

Hal serupa diungkapkan oleh Thib Raya, kakak Hamdan Zoelfa. Ia menuturkan bahwa ayahnya selalu melatih dia dan adik-adiknya untuk bekerja. Memikul padi dan beras, menanam singkong, pokoknya kerja. Ayah mengajarkan juga dalam bekerja pada anak-anaknya dengan cara bersaing.

“Di saat tanam singkong, kami diberikan lubang masing-masing. Disuruh tanam pohon singkong di situ. Siapa yang cepat tanamnya dan bagus dia dapat hadiah”.

Hamdan Anak Berprestasi Tapi Tidak Mau Jadi PNS

Ayah Hamdan menuturkan bahwa sejak kecil Hamdan selalu berprestasi:

“Sejak dari SD sampai kuliah ia anak yang pintar, selalu berprestasi. Saya selalu membimbingnya belajar, karena saya dulu gurunya langsung, baik di rumah maupun di sekolah. Sembilan anak saya semuanya begitu. Di rumah saya yang ajarkan, di sekolah pun saya ikut mengajar mereka. Dulu mengajar pelajaran bahasa Inggris, Arab, dan Jerman di MAN 1 dan SMAN 1 Bima. Makanya, anak-anak memanggil saya semuanya bukan dengan panggilan bapak tapi dengan panggilan ‘guru”.

Ketika ditanya, apakah Hamdan nakal sewaktu kecilnya, dijawab oleh ayahnya: “Oh tidak, Hamdan anak yang penurut”. Diperkuat oleh keterangan kakak Hamdan, “Pesan ibu kami tidak boleh berkelahi”.

“Hamdan itu anak yang luar biasa. Hanya lima anak Bima yang lulus di UNHAS. Sementara yang daftar dari Bima ke Makasar itu berkapal-kapal. Kelima orang itu: empat orang dari sekolah umum dan hanya satu orang dari sekolah agama (Madrasah Aliyah), ya Hamdan itu satu-satunya orang Bima saat itu yang lulus di Unhas. Bahkan dia waktu lulus di dua kampus sekaligus, yaitu di IAIN dan di Unhas. Dua-duanya dia pilih. Jadi Hamdan pernah kuliah di dua kampus sekaligus. Dan, nilai-nilainya di dua kampus tersebut bagus semua. Hampir nilai 4 semua. Namun, sejak dia aktif di HMI, di semester ketiga nilainya anjlok. Maka, saya suruh dia memilih, antara IAIN atau Unhas. Akhirnya dia memilih di Unhas”, Prof. Thib Raya sebagai kakak mengisahkan liku-liku pendidikan Hamdan.

“Hamdan berkata pada saya bahwa dia tidak mau jadi PNS. Makanya memilih jurusan hukum internasional pada saat di Unhas. Dia bilang ke saya, ‘cukup kakak saja yang jadi PNS, saya mau di swasta saja’”, tambah Thib Raya.



Hamdan Paling Disayang Ayahnya dan Kadang Membuat Iri

Kakak Hamdan Zoelfa, Prof. Thib Raya yang kini dosen besar UIN Jakarta, menuturkan bahwa Hamdan adalah anak yang paling disayang ayah.

“Kadang membuat iri yang lain termasuk saya. Pernah ketika Hamdan nikah dengan adat sunda ada prosesi sungkeman. Ayah mendoakan Hamdan di atas ubun-ubunnya sampai setengah jam. Capek juga saya yang waktu itu pegang mic. Pun iri padanya, soalnya dulu saja di saat saya kawin tidak pernah didoakan sampai lama begitu”, ujar Prof. Thib Raya sambil tertawa.

“Pernah juga pada saat resepsi nikah, ayah yang pada anak-anak lain tidak pernah hadir di acara resepsi, di resepsi Hamdan seharian ia ada di situ mendampingi bersama ibu. Bikin iri saya lagi, dulu di saat saya kakaknya nikah tidak seperti itu”, tambah Thib Raya sambil tertawa lagi.

“Hamdan di saat kecil ke sekolah dibonceng oleh ayah. Karena ia anak kesayangan ayah. Kasih sayang ayah terhadap Hamdan berlanjut sampai kuliah. Di saat Hamdan lulus di UNHAS Makasar dan tinggal satu hari lagi tenggat waktu melunasi bayaran untuk kuliah. Waktu itu saya sudah menjadi asisten dosen dan berkata pada ayah saya, biar saya yang membayar uang kuliahnya. Ayah diam saja. Keesokan harinya ayah langsung memberi uang dan berkata ini untuk uang kuliah Hamdan. Karena saya tahu, Hamdan anak kesayangan ayah, pasti ayah kasih uang”, Thib Raya mengisahkan dengan semangat.

Hamdan Sewaktu Kecil Dipanggil China dan Budi

“Hamdan punya face yang beda dibanding anak-anak yang lain. Matanya sipit, makanya dulu sering dipanggil ‘China Makau’.”, ujar Thib Raya.

“Panggilan yang lain adalah Budi. Panggilan ini berlangsung sampai Aliyah, bahkan di saat kuliah pun masih ada yang manggil dia Budi. Disebut Hamdan mungkin tidak ada yang tahu, tapi kalau disebut Budi dari Rato Parado tahu. Panggilan Budi karena sewaktu ayah jadi guru Bahasa Inggris sering terima majalah Voice of America. Hamdan suka baca majalah itu. Di majalah itu kalau orang Indonesia identik dengan panggilan Budi. Hamdan selalu mengulang-ulang nama Budi di saat baca majalah. Maka dipanggillah oleh kami dengan Budi”, tambahnya.

Satu Telur Untuk Berempat

Dalam masalah makanan, ayahanda Hamdan mengatakan, sejak kecil Hamdan tidak pernah pilih-pilih makanan. Seadanya saja. Karena mereka dulu hidup sangat sederhana. Bahkan, menurut Thib Raya, di saat kuliah pun ketika orang lain uang bulanannya 10.000 rupiah sementara dia dan Hamdan hanya dikasih 2500 rupiah. Secukupnya segitu.

“Di rumah pun sampai saat ini suami saya tidak pernah pilih-pilih kalau masalah makanan”, Nina Damayanti, istri Hamdan menuturkan.

“Ibu kami pintar. Kami sering mengalami makan dengan telur tapi asapnya saja. Kenapa begitu? Karena hanya ada satu telur tapi biar cukup untuk berempat (waktu itu kami masih berempat, laki-laki semua lagi), telur itu diakali dimasukkan ke air panas. Digodok lalu kami makan dengan telur yang sudah dicampur air panas itu”, Thib Raya mengisahkan.**[liputan ekslusif harjasaputra]

Sumber : kompasiana.com
Description: Kisah Hidup Ketua MK, Hamdan Zoelva "Anak Petani yang Cerdas" Rating: 4.5 Reviewer: indodetik onees - ItemReviewed: Kisah Hidup Ketua MK, Hamdan Zoelva "Anak Petani yang Cerdas"

Tak Selesai Skripsi Mahasiswa Kedokteran Unsyiah Bunuh Diri

BANDA ACEH - Fadliansyah (25) mahasiswa Fakultas Kedokteran Unsyiah, Banda Aceh, ditemukan tewas tergantung di rumah kontrakannya di Jalan T Bintang Nomor 36, Gampong Panteriek, Kecamatan Luengbata, Banda Aceh, Jumat (22/8) sore. Pria asal Kutacane, Aceh Tenggara ini diduga bunuh diri dengan menjerat lehernya dan meneguk cairan pembersih lantai.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Moffan MK SH, melalui Kapolsek Luengbata, Iptu Dahlan, menyebutkan korban ditemukan tewas tergantung dengan kondisi lidah terjulur, sekitar pukul 17.30 WIB oleh istrinya, Deri Juwita (22).

“Istri korban sore itu baru pulang belanja. Pintu rumah terkunci, ia memanggil dan menggedor pintu. Karena tak ada yang menjawab, istri korban meminjam kunci cadangan pada pemilik rumah. Saat masuk rumah, ia melihat suaminya tergantung di pintu kamar mandi,” ujar Dahlan, kepada Serambi, Sabtu (23/8) kemarin.

Lalu, Deri mengabarkan hal pada tetangga dan aparat gampong hingga sampai ke kantor polisi. Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), diduga korban bunuh diri dengan meneguk cairan pembersih lantai yang ditemukan di dekatnya sebelum menjerat lehernya dengan tali. Dari TKP, ditemukan selembar surat ‘wasiat’ tulisan tangan, yang diyakini ditulis langsung oleh korban sebelum gantung diri.

Menurut Kapolsek, berdasarkan keterangan yang diperoleh dari saksi-saksi, korban diduga bunuh diri karena disebut-sebut tak mampu menghadapi sejumlah persoalan, mulai dari perkuliahan hingga masalah atau cek-cok dalam rumah tangga dan keluarganya. Soal kuliah, korban diduga terbebani masalah skripsi yang tak kunjung tuntas. “Hasil penyidikan kami sementara, kasus ini murni bunuh diri,” kata Dahlan.

Untuk indikasi lain penyebab korban tewas, kata Dahlan, belum ditemukan. Namun, pihaknya tetap melakukan penyidikan. “Jasad korban malam itu juga dibawa ke Kamar Jenazah RSUZA Banda Aceh, untuk divisum sebelum dibawa pulang ke kampung halamannya di Kutacane,” kata Dahlan. Selain meninggalkan istri, korban juga meninggalkan seorang anak laki-laki yang masih kecil.

*Sempat menulis surat sebelum meninggal

“Maaf telah mengecewakan kalian semua wahai orang-orang yang kusayangi, maaf yah, mak, aku tidak bisa menjadi seperti orang yang ayah dan mak cita-citakan. Aku hanya bisa membuat kalian berdua susah karna aku.”

“Kepada istriku yang kusayangi akan kubawa rasa cinta sayangku ini mati, tolong besarkan anak kita penuh dengan kasih sayang. Maaf aku belum bisa membahagiakanmu walau hanya sedikitpun aku belum bisa membuatmu senang. Fadlan maafkan papa nak tidak bisa merawatmu dengan baik. Baik budi nak ku ya, jangan rewel, nakal. Papa sayang Fadlan. Maafkan aku kalau aku punya kesalahan kepada kalian semua.

Di bagian bawah sura tersebut, korban juga meminta ayahnya melunasi semua utangnya, masing-masing pada Tuwah senilai Rp 8.500.000, pada Saddan Rp 300.000, dan Pakcik Zaini Rp 1.000.000. Surat wasiat korban itu diakhiri tanda tangan disertai namanya.(mir).

Sumber : tribunnews.com – aceh seramoe mekkah
Description: Tak Selesai Skripsi Mahasiswa Kedokteran Unsyiah Bunuh Diri Rating: 4.5 Reviewer: indodetik onees - ItemReviewed: Tak Selesai Skripsi Mahasiswa Kedokteran Unsyiah Bunuh Diri

Dua Pemuda Bersenjata Api Rampok Bank Swasta di Medan Sumatra

MEDAN- Dilaporkan dr stasiun Tv medan jum’at siang (22/8/2014), Dua orang yang mengenakan senjata api beraksi di salah satu Bank swasta dan melarikan ratusan uang setelah melumpuhkan 2 orang karyawan dan seorang sapam dan terekam camera CCTV.

Perampokan di salah satu bank suasta ini terjadi pada juma`at sore. Namun kondisi bang pada sabtu sore dini hari sudah lengngang dan tidak ada aktifitas aparat kepolisian yang melakukan pengawasan atau penyidikan. hanya petugas keamanan kantor yang berjaga.

Dalam rekamam cctv terlihat ada 2 pelaku mengngenakan masker yang menerobos masuk ke dalam kantor. Dua pegawai kantor dan seorang petugas keamanan yang tengah bersiap untuk menutup kantor tidak mampu melakukan perlawanan.

Setelah pelaku menodongkan senjata api yang di duga jenis FN ke arah mereka. Di bawah ancaman pelaku mengikat tangan dan menutup mulut kedua pegawai bank.
Seorang pegawai bang yang terlihat dalam kondisi ketakutan di paksa membuka berangkas penyimpanan uang sebelum akhirnya si pelaku mengnguras habis uang di dalamnya.

Pelaku juga mengnguras sejumlah uang di ruang teller yang belum sempat di simpan kedalam berangkas. Setelah menentaskan targetnya kedua pelaku kabur dengan menggunakan masker dan helem tertutup.

Hingga saat ini pihak kepolisian belum bisa memerikan keterangan termasuk mengenai hasil perkembangngan pemerikasaan sapam dan pegawai kantor.

 Sumber : As ( 00043KBH )
Description: Dua Pemuda Bersenjata Api Rampok Bank Swasta di Medan Sumatra Rating: 4.5 Reviewer: indodetik onees - ItemReviewed: Dua Pemuda Bersenjata Api Rampok Bank Swasta di Medan Sumatra

Rumah Kost di Gampong Lamnyong Banda Aceh Ludes Dilalap Api

Belum lama berselang dengan terbakarnya becak di SPBU Sp. Jam Banda Aceh, kebakaran kembali terjadi di rumah kos yang dihuni oleh 13 orang mahasiswi beberapa kampus di Kota Banda Aceh

Jumat pagi tadi sekitar pukul 06.15 wib. Rumah kos tersebut merupakan milik Alm. Hamzah yang beralamat di Jln. Prada Utama Gampong Lamnyoeng Kec. Syiah Kuala Banda Aceh.

Menurut Afna (24), seorang mahasiswi yang masih kuliah di Farmasi Mandiri yang juga mendiami kos tersebut, kebakaran terjadi setelah mendengar suara teriakan temannya yang sedang istirahat di kamar bagian atas sudah pertama kali terbakar dan melihat api sudah membesar sehingga yang tinggal di dalam rumah tersebut sebanyak 13 (tiga belas) orang berlarian keluar rumah tanpa membawa barang-barang milik pribadi para penghuni rumah tersebut yang diantaranya 1 (satu) unit Sepeda Motor Beat milik Susi (23), 1 (satu) Sepmor Vario milik Alm. Hamzah, 2 (dua) unit TV, 2(dua) unit Kulkas.

Dari hasil penyelidikan pihak Kepolisian Resor Kota Banda Aceh , kebakaran tersebut diperkirakan akibat arus listrik pendek dari lantai dua yang terbuat dari kayu sehingga api dengan cepat membesar dan api dapat dipadamkan oleh Petugas Pemadam Kebakaran sebanyak 5 (lima) unit milik Pemko Banda Aceh beserta warga masyarakat setempat pada pukul 07.00 wib.

Kerugian materi diperkirakan dalam kejadian tersebut sebesar Rp. 300.000.000 dan tidak ada korban jiwa.AQ

Sumber : Radio Megah FM Banda Aceh
Description: Rumah Kost di Gampong Lamnyong Banda Aceh Ludes Dilalap Api Rating: 4.5 Reviewer: indodetik onees - ItemReviewed: Rumah Kost di Gampong Lamnyong Banda Aceh Ludes Dilalap Api
Back Home
 

Video Clip

Hiburan

Teknologi

Kehidupan

Tips dan Trik

Kesehatan

.comment-content a {display: none;}